"Industri hilir telah mengubah struktur ekonomi Indonesia sehingga mengurangi ketergantungan terhadap komoditas mentah," imbuhnya.
Terakhir, Luhut mengusulkan agar kedua negara membuat skema diskusi teknis yang bertemu secara regular agar dapat membahas secara intensif mengenai poin-poin kerja sama kedua negara.
Baca Juga:
IHSG Anjlok, Luhut Kritik Keras OJK dan Desak Reformasi Total
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koichi mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang membuat keputusan soal kapal pengangkut batu bara.
"Saya berterima kasih sudah dijelaskan secara detil tentang rencana pemerintah Indonesia soal release (pelepasan) batu bara," katanya.
Usai menyampaikan apresiasinya, Menteri Koichi menyambut baik usulan Luhut agar ada dialog yang bersifat regular bagi kedua negara.
Baca Juga:
Kisah Luhut Binsar Panjaitan, Prestasi Besar dan Karier Penuh Misteri
"Ada beberapa skema diskusi antara pemerintah dan swasta. Nanti kami juga akan diskusikan lebih lanjut lagi. Apapun (skemanya) kami terbuka," tukasnya.
Kemudian, Menteri Koichi menjelaskan mengenai perkembangan investasi perusahaan Jepang untuk industri amonia di Teluk Bintuni, Papua Barat.
"Saat ini proyek tersebut sudah sampai pada tahap FS (feasibility study/studi kelayakan)," urainya.