WahanaListrik.com | Menteri BUMN, Erick Thohir, mencopot Direktur Energi Primer PT PLN (Persero), Rudy Hendra Prastowo, Kamis (6/2/2022).
Langkah pencopotan dilakukan pada saat PLN tengah mengalami krisis batu bara dan liquefied natural gas (LNG). Keputusan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri BUMN yang ditandatangani Erick Thohir pada Kamis, 6 Januari 2022.
Baca Juga:
Kemenpora Matangkan Strategi Hadapi Tantangan SEA Games 2027 di Malaysia
Dalam kesempatan yang sama, pemegang saham mengangkat Hartanto Wibowo untuk menggantikan Rudy Hendra Prastowo.
"Tentu saja saya baru saja menandatangani surat pergantian direktur Energi Primer di PLN. Dengan saudara Hartanto untuk merupakan top talent yang ada di PLN, usianya 45 tahun dan saya juga," ujar Erick Thohir, kepada Wartawan, Kamis (6/1/2022).
Direksi Energi Primer merupakan hasil perubahan nomenklatur dari Direksi Pengadaan Strategis 2 PLN. Perubahan tersebut diputuskan pemegang saham pada 2020 lalu.
Baca Juga:
Menpora Sampaikan Pesan Presiden Prabowo, Atlet Asian Para Games 2026 Diminta Tunjukkan Kedigdayaan Bangsa
Energi Primer bertugas menangani persoalan pasokan energi untuk pembangkit listrik baik stok batu bara maupun LNG.
Perkaranya, memulai awal 2022 ini, perseroan justru mengalami kelangkaan kedua sumber daya tersebut.
Meski begitu, manajemen memastikan tidak ada pemadaman listrik akibat krisis pasokan batu bara.