WahanaListrik.com | Produsen otomotif terbesar keempat di dunia, Stellantis berencana memindahkan pabrik mobil listrik mereka dari Rusia ke Eropa barat.
Stellantis juga akan menangguhkan seluruh investasi yang rencananya akan dilakukan di Rusia.
Baca Juga:
Diduga Dikeroyok Usai Tegur Pengisian BBM, Jurnalis Tajam24 Lapor ke Polda Jambi
Chief Executive Stellantis, Carlos Tavares mengatakan, Stellantis akan memindahkan produksi van di Rusia saat ini ke Eropa Barat.
Mereka juga akan membekukan rencana untuk lebih banyak investasi di negara itu sebagai konsekuensi dari invasi ke Ukraina.
Pabrik mobil yang dibentuk dari penggabungan Fiat Chrysler dan Peugeot PSA, mengatakan telah menangguhkan semua ekspor dan impor kendaraan dengan Rusia.
Baca Juga:
RI–Rusia Perkuat Kerja Sama Industri di Forum BRICS PartNIR 2026
Di mana Stellantis mengoperasikan pabrik pembuatan van di kota Kaluga, dalam kemitraan dengan Mitsubishi.
Keputusan tersebut membalikkan rencana sebelumnya, yang dijabarkan pada bulan Januari, untuk menggunakan Rusia sebagai pusat ekspor untuk memenuhi permintaan van yang kuat di Eropa Barat.
"Dalam konteks ini, investasi baru di Rusia tidak ada di atas meja," kata Tavares seperti dilansir Autoblog, Sabtu (12/3/2022).