WahanaListrik.com | PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya memproyeksikan kenaikan konsumsi listrik masyarakat Ibu Kota mencapai 2 persen pada 2022.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya Doddy B Pangaribuan mengatakan bahwa konsumsi listrik hingga akhir tahun ini diperkirakan tumbuh 1,4 persen dibandingkan dengan 2020.
Baca Juga:
Tarif Listrik April 2025 Tidak Naik, Ini Alasannya!
“Kalau kita ingin improvement lebih bagus. Optimistis, saya kira mungkin naik 2 persen saja sudah menggembirakan. Sebelum pandemi Covid-19 sempat di atas 4 persen,” katanya, dikutip Minggu (19/12/2021).
Meski begitu, dia menyebut bahwa tahun depan diproyeksikan Covid-19 masih melanda Tanah Air seiring dengan mulai ditemukannya varian Omicron di Indonesia.
Hal itu membuat Doddy memperkirakan pertumbuhan penjualan listrik tahun depan tidak lebih baik dari tahun ini.
Baca Juga:
Kisah Petugas PLN Siaga Layani Masyarakat di Posko Mudik BUMN
Sementara itu, PLN UID Jakarta Raya mencatatkan pertumbuhan penjualan listrik secara kumulatif sebesar 1,21 persen hingga November 2021, atau mencapai 29.865 GWh.
Selanjutnya, pendapatan secara kumulatif telah mencapai Rp 37,5 triliun hingga November 2021, atau naik 0,71 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 37,2 triliun.
Pendapatan tersebut ditopang oleh sektor bisnis Rp11,4 triliun, Rp4,1 triliun dari sektor industri, dan rumah tangga mencapai Rp 18,5 triliun.