"Sebelum akhir bulan ini kami akan meluncurkan bus itu, yang akan menjadi yang pertama dari jenisnya di seluruh Nigeria," katanya, seraya menambahkan bahwa bengkelnya memiliki kapasitas untuk memproduksi 15 bus sebulan.
Di Nigeria dan sebagian besar Afrika, kendaraan listrik belum dilirik karena tidak adanya infrastruktur pengisian daya listrik.
Baca Juga:
Sambut Nataru, PLN dan Mitra Siapkan 4.514 SPKLU di 2.862 Titik serta 69.000 Personel di 3.392 Posko Nasional, ALPERKLINAS: Mobil Listrik Aman Dibawa Mudik
Kendati demikian, Mustapha Gajibo tidak patah arang. Ia justru membuat sendiri tempat pengisian daya listrik bertenaga surya.
Banyak kesulitan yang dihadapi Mustapha Gajibo untuk menjalankan proyek ambisiusnya itu, salah satunya adalah susahnya mengimpor komponen mobil listrik dari negara lain.
Untuk menyiasati hal itu, Mustapha Gajibo akhirnya menggunakan komponen buatan lokal yang disesuaikan dengan kebutuhan mobil yang dirancangnya.
Baca Juga:
Bupati Dairi: Penggunaan Energi Listrik Saat Ini Merupakan Sebuah Tuntutan Zaman
"Kami telah mengganti beberapa komponen dengan bahan lokal untuk menurunkan biaya dan memaksimalkan keuntungan," kata Gajibo, demikian Reuters. [Tio]