“Membangun ekosistem ini harus kolaborasi, melalui EVDS PLN siap menjadi pionir dan akselerator untuk membangun ekosistem kendaraan listrik,” ucap Darmawan.
Langkah peningkatan customer experience ini dilakukan PLN untuk memperkaya ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).
Baca Juga:
PLN Tawarkan Promo Home Charging HCS Ultima Mulai Rp12 Jutaan di GIIAS 2026
Darmawan mengajak semua pihak industri manufaktur kendaraan listrik untuk bisa ikut serta dalam EVDS.
EVDS juga langsung terintegrasi dengan SuperApps PLN Mobile.
Platform besutan anak usaha PLN, PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) ini diharapkan bisa memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan layanan listrik secara menyeluruh.
Baca Juga:
Dua Pelaku Pencurian Kabel Bawah Tanah Diringkus Polsek Pademangan
Saat ini, PLN Mobile sudah diunduh oleh 26 juta pengguna dengan lebih dari 38 juta ID pelanggan terdaftar.
Melalui PLN Mobile, industri manufaktur lebih mudah dalam memasarkan produk kendaraan listriknya. Sinergi ini bisa mempercepat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia semakin masif.
“Ini strategi yang luar biasa baik. Ini bisa win-win solution bagi PLN maupun industri manufaktur. Mobil listriknya laku, listriknya juga laku,” tutup Darmawan. [Tio]