Sedangkan jarak poros roda depan ke belakang hanya 2.150 mm, mirip kei car di pasar Jepang.
Chery EQ1 dipersenjatai baterai lithium-ion, dan satu motor listrik alias dinamo.
Baca Juga:
Libur Nataru, PLN UP3 Nias Siapkan SPKLU untuk Layani Pengguna Mobil Listrik
Tenaga maksimalnya 75 dk, dan torsi 147 Nm, untuk mengajaknya berlari dari diam ke 50 kilometer per jam hanya butuh waktu enam detik.
Demi keamanan, kecepatan maksimal mobil pelahap seterum itu dibatasi menjadi 120 km per jam, dan jarak tempuhnya dalam keadaan baterai penuh bisa 402 kilometer.
Dan waktu yang dibutuhkan untuk pengisian daya dari nol sampai 80 persen hanya 30 menit.
Baca Juga:
Sambut Nataru, PLN dan Mitra Siapkan 4.514 SPKLU di 2.862 Titik serta 69.000 Personel di 3.392 Posko Nasional, ALPERKLINAS: Mobil Listrik Aman Dibawa Mudik
Harga mobil listrik Chery yang menjadi pesaing Wuling mini EV, atau E200 itu cukup bikin kaget.
Sebab di negara asalnya EQ1 dibanderol 49,800 yuan atau setara Rp 112 juta, sampai 99,800 yuan atau sekitar Rp 225 juta. [Tio]