Lebih jauh lagi, program ini juga berkontribusi terhadap pengurangan sampah plastik di Kabupaten Malang hingga 24 ton per tahun, sekaligus mengurangi potensi pencemaran lingkungan.
Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, menyampaikan apresiasi atas kontribusi PLN ES dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Baca Juga:
Dari Sungai ke Nilai Ekonomi: Transformasi Bank Sampah Kampung Tape Bersama PLN Electricity Services
“Kami sangat mengapresiasi peran aktif PLN Electricity Services dalam mendukung pengelolaan sampah di Kabupaten Malang. Program ini tidak hanya membantu mengurangi beban lingkungan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Sinergi seperti ini sangat penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” ujar Lathifah.
Sementara itu, Ketua Bank Sampah Kampung Tape (KATA), Ida Dwi Fitria, mengungkapkan bahwa program ini membawa perubahan besar bagi kelompoknya.
“Dulu kami mengelola sampah dengan sangat terbatas, baik dari segi fasilitas maupun pengetahuan. Setelah adanya bantuan dan pendampingan dari PLN Electricity Services, kami bisa meningkatkan kapasitas pengolahan dan mendapatkan nilai ekonomi yang lebih tinggi. Ini sangat membantu meningkatkan kesejahteraan anggota kami,” ungkap Ida.
Baca Juga:
22 Ribu Lebih Personel PLN Electricity Services Siaga, Amankan Keandalan Kelistrikan Selama Ramadan dan Idul Fitri 2026
Melalui program TJSL ini, PLN ES menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan keandalan kelistrikan, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, produktif, dan berkelanjutan.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]