WahanaListrik.com | Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengatakan, holding virtual perusahaan akan mulai terbentuk dalam waktu dekat.
"Saat ini sudah dalam proses. Yang pasti secepatnya akan virtual terlebih dahulu dalam waktu dekat," ujarnya saat ditemui di kantornya, Selasa (31/5/2022).
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
Darmawan menambahkan, tahun depan PLN dan Kementerian BUMN baru akan menjalankan proses legal and state holding BUMN.
"Intinya legal and state-nya akan dilakukan tahun depan, itu arahan Bapak Menteri BUMN, semoga kolaborasi ini lancar," imbuh Darmawan.
Berdasarkan rencana Menteri BUMN Erick Thohir, akan terdapat holding dan dua subholding yang dibentuk oleh Kementerian BUMN.
Baca Juga:
Tarif Listrik April 2025 Tidak Naik, Ini Alasannya!
Hal itu bertujuan untuk memperkuat pelayanan dan bisnis listrik yang dilakukan oleh perusahaan negara tersebut.
Pertama yakni subholding yang membuat unit bisnis di luar transmisi listrik dalam hal ini adalah 'Beyond Kwh'.
Sementara subholding kedua adalah subholding pembangkit listrik yang akan berfokus pada pembangkit listrik baik batu bara mapun energi terbarukan seperti tenaga solar, air dan panas bumi.