Listrik.WahanaNews.co | Sembilan siswa dan guru di SMP Negeri 4 Tempurejo, Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, terlihat bahagia.
Hati mereka berbunga karena perangkat komputer yang sudah dibeli dan disimpan di lemari bisa difungsikan, kemarin.
Baca Juga:
Ledakan Dahsyat Guncang Masjid di Jember Saat Tarawih, Jemaah Berhamburan Panik
Kepala SMPN 4 Tempurejo Agus Yudiarto menyampaikan, lembaga pendidikan di tempat terpencil itu sudah bisa menyalakan komputer sekolah.
Itu setelah adanya bantuan listrik tenaga surya dari mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije).
“Memang tidak ada jaringan listrik yang masuk ke lembaga kami, karena terpencil. Alhamdulillah, lima komputer yang ada di ruang laboratorium sekarang bisa dimanfaatkan,” katanya.
Baca Juga:
Banjir dan Kekeringan Terjadi Bersamaan di Jawa Timur, BNPB Tingkatkan Kesiapsiagaan
Meski begitu, siswa tidak bisa membuka media berjejaring internet karena sulit sinyal. “Akses Youtube sulit karena jaringan internet sulit. Jadi, anak-anak hanya bisa membuka komputer dan sambil belajar menyalakan saja, dan belajar mengetik,” ujar Agus.
Dikatakan, sejak komputer dibeli tahun 2018, tidak ada yang dapat dinyalakan karena tidak ada aliran listrik. “Anak-anak baru sekarang bisa belajar menyalakan komputer.
Sebelumnya memang tidak pernah. Ini komputer bisa menyala setelah ada Tim PKM-PM Politeknik Negeri Jember yang menyerahkan panel tenaga surya ke sekolah. Ini benar-benar bermanfaat,” ulasnya.