WahanaListrik.com | Kota Solo, Jawa Tengah tidak hanya terkenal akan seni dan budaya.
Di kota ini, juga menyimpan sejarah panjang tentang perkembangan industri kelistrikan di Indonesia.
Baca Juga:
Percepat Meterisasi PJU, PLN UP3 Sumedang dan Pemda Bersinergi Tingkatkan Akurasi Perhitungan Listrik Hingga Efisiensi Daerah
Jauh sebelum hadirnya Perusahaan Listrik Negara (PLN), di kota ini ternyata sudah memiliki perusahaan listrik.
Perusahaan listrik itu pertama kali digagas oleh KGPAA Mangkunegara VI dan Sunan Pakubuwana X pada 12 Maret 1901 yang diberi nama Solosche Electriciteits Maatschappij (SEM).
Gagasan tersebut kemudian diteruskan oleh KGPAA Mangkunegara VII (1916-1944).
Baca Juga:
Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025
Dikutip dari laman resmi puromangkunegaran, sebagai perusahaan kelistrikan di wilayah Vorstenlanden, SEM juga mendapat dukungan Kasunanan.
Kehadiran SEM membawa wajah Surakarta atau Solo yang gemerlap di malam hari dengan berbagai aktifitas warga kotanya.
SEM tak hanya memasok listrik, tapi juga mengadakan dan memasang instalasi listrik di wilayah Surakarta.