Selain itu, keberadaan PLTA di Kali Samin itu juga mendorong lahirnya industri pariwisata di Tawangmangu.
Sejak saat itu muncul sejumlah hotel yang ditunjang listrik.
Baca Juga:
Percepat Pemulihan Kelistrikan Pasca Bencana Aceh, Tim PLN UID Jakarta Raya Tuntaskan 38 Aktivitas Recovery
Dihimpun dari buku Jejak Listrik di Tanah Raja, sayangnya, Belanda lantas berbalik haluan.
Listrik yang merupakan sumber energi strategis hanya boleh dikuasai oleh pemerintah kolonial dan pihak swasta yang mendukung mereka.
Alhasil, penguasaan listrik di Tawangmangu oleh Kadipaten Mangkunegaran dianggap menyimpang dan akhirnya dilarang. [Tio]