WahanaListrik.com | Pemerintah tengah gencar melakukan konversi motor berbasis BBM ke listrik.
Hal tersebut dilakukan untuk mendukung transisi energi di Indonesia.
Baca Juga:
PLN dan Polytron Pecahkan Rekor MURI: 500 Motor Listrik Isi Daya Serentak di Jatinangor
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, melalui penggunaan motor listrik, pengeluaran biaya bahan bakar masyarakat bisa lebih ditekan.
"Kalau 2 liter BBM itu akan meninggalkan biaya Rp 24.000, tapi kalau menggunakan listrik dia menggunakan seperempatnya saja, yang keluar Rp 6.000. Jadi dari pemilik motor lama ini penghematan banyak," kata Arifin dikutip melalui pernyataan resmi, di Jakarta, Kamis (24/3/2022).
Selain itu, lanjutnya, dengan motor listrik pemerintah bisa menghemat impor minyak sampai 1,5 juta barel per hari (bph).
Baca Juga:
PLN dan Polytron Catat Rekor MURI: 500 Motor Listrik Lakukan Pengisian Serentak di Jatinangor
Adapun, konsumsi BBM kendaraan motor masyarakat per hari mencapai 240 juta kiloliter (kl) hingga 10 tahun mendatang.
"Kalau 120 juta kendaraan menggunakan konsumsi BBM dua liter per hari, kalau dalam 10 tahun kita ganti semua kendaraan berbahan bakar BBM ke listrik, akan menghemat 240 juta liter BBM per hari," tuturnya.
Dengan begitu, negara bisa menghemat impor minyak mentah dan juga mengurangi emisi karbon. Hal ini sejalan dengan komitmen Indonesia sebagai tuan rumah Presidensi G20.