"Konversi ini akan terus kita intensifkan. Semoga dengan adanya konversi ini juga bisa mendorong industri kendaraan listrik bisa semakin berkembang. Sehingga motor listrik bisa dibuat dalam negeri dan bisa meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri," kata Arifin.
Kementerian ESDM berkomitmen untuk terus melaksanakan program konversi motor BBM ke listrik melalui pengembangan industri-industri pendukung lain.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Serahkan 300 Paket Sembako & Beasiswa Rp27 Juta untuk Pahlawan Emisi Ojol Motor Listrik
Hal ini diharapkan mampu mempercepat terbentuknya ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).
"Saat ini sudah ada lebih dari 100 SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) dengan 85 persen menggunakan home charging. Ini akan terus kita dorong, sehingga semua masyarakat bisa menggunakan energi listrik dan akan mengurangi bahan bakar fosil," katanya. [Tio]