Perlu diketahui bahwa Tu-160M2 ini berbeda dengan Tu-160M. Pesawat ini dibangun dari awal, sedangkan Tu-160M merupakan versi terbaru dari Tu-160.
Pesawat pengebom Rusia ini memiliki julukan ‘Angsa Putih’ karena tampilannya.
Baca Juga:
Perang di Timur Tengah Memanas Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik, Ini Respons Kemenhub
Selain itu, pesawat ini juga disebut sebagai reinkarnasi pesawat pengebom milik Uni Soviet yang paling kuat, Tu-160.
Selama beberapa dekade terakhir, Kremlin telah mengikuti strategi modernisasi pesawat dengan usaha melestarikan desain dan fungsi khas Soviet sembari mengintegrasikan komponen internal yang baru.
Sejalan dengan hal tersebut, Tu-160M2 ini turut mengikuti modernisasi dengan mempertahankan desain sayap BlackJack sambil memperkenalkan mesin baru serta senjata dan upgrade avionik.
Baca Juga:
INACA: Imbas Perang Umrah Sepi, Sparepart Pesawat Terganggu
Selain itu, Tu-160M2 juga mendapatkan suite komunikasi on-board yang sama dengan pesawat tempur generasi kelima Su-57 Rusia.
Keunggulannya adalah transmisi informasi yang cepat, bobot yang relatif kecil, serta efisiensi energi.
Dalam aspek persenjataan, selain rudal Kh-55MS, Kh-555, pesawat ini juga membawa generasi terbaru rudal jelajah jarak jauh.