WahanaListrik.com | Anomali cuaca hingga saat ini masih menjadi perhatian serius Unit Layanan Pelanggan (ULP) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kraksaan.
Sebab kerap ditemukan gangguan listrik akibat bencana yang terjadi.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Sependapat dengan Statement Personel Siaga PLN 24 Jam: “Ini Bukan Pengorbanan Tapi Ini Tanggungjawab Kami”
PLN sampai kini masih memantau wilayah yang berpotensi padam karena bencana.
Manajer ULP PLN Kraksaan, Hendy Pranata mengatakan, jika anomali cuaca dapat berpotensi terjadinya bencana hidrometeorologi.
Cuaca ekstrem masih berpotensi menimbulkan angin kencang, banjir, dan tanah longsor.
Baca Juga:
Konsumsi SPKLU Rest Area 130A Cipali Tembus 25 Ribu kWh Saat Mudik Lebaran
Tentunya hal ini dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya padam atau terganggunya pasokan listrik menuju rumah pelanggan.
“Tidak dapat dipungkiri jika lancar tidaknya pasokan listrik juga dipengaruhi cuaca. Makanya saat terjadi hujan dan angin kencang, petugas sudah bersiaga. Khawatir dapat laporan dari pelanggan,” katanya Rabu (6/4/2022).
Saat cuaca normal, setiap hari PLN melakukan koordinasi dengan tim yang bekerja di lapangan.