Lebih lanjut, menurut Ira, sama dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun 2022 ini diprediksi pelabuhan yang paling sibuk traffic-nya adalah Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk. Karena itu, diharapkan sistem online ticketing mengurangi antrean.
"Dengan online ticketing pre-journey sehingga tidak ada lagi antrean orang membeli di pelabuhan," ujarnya.
Baca Juga:
Prabowo Dorong Warga Negara untuk Memiliki Rekening dan Perkuat Literasi Keuangan
Menurut Ira, dari 34 pelabuhan yang dikelola ASDP sudah 21 pelabuhan yang diberlakukan digitalisasi dengan penjualan tiket digital.
Namun, khusus untuk pelabuhan Merak-Bakauheni dapat menggunakan aplikasi Freizy.
Lebih lanjut, Ira mengatakan untuk pelabuhan yang belum bisa menggunakan aplikasi dikarenakan infrastrukturnya belum memadai.
Baca Juga:
Indonesia Perkuat Kerja Sama Energi Bersih dan Industri Kendaraan Listrik dengan Korea Selatan
Sehingga, pembelian tiket dilakukan melalui WhatsApp, atau Go-show.
"Bisa reservasi pakai WhatsApp atau pakai go-show. Jadi karena memang infrastrukturnya belum bisa. Kalau yang Merak-Bakauheni itu kan Jawa dan Bali sudah bisa lewat app. Karena secara infrastruktur wifi kan enggak ada. Jadi sudah digital tapi belum pakai app," tuturnya.
Ira juga menjelaskan pembelian tiket melalui aplikasi Ferizy dapat terhubung dengan dompet digital.