Makan makanan yang sama setiap hari tidak hanya meminimalkan berbagai bakteri yang hidup di usus.
Makanan miskin nutrisi dibuat dengan gula, minyak inflamasi, dan aditif yang benar-benar membunuh bakteri usus baik yang hidup di sana.
Baca Juga:
Virus Nipah Mewabah di India, Dokter Ungkap Bahayanya ke Otak
Risiko paling buruk, memungkinkan bakteri penyebab peradangan untuk berkembang.
Kombinasi ini merugikan kesehatan, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
Dalam jangka pendek, Spector mengatakan makan makanan yang sama dan miskin nutrisi dapat menyebabkan energi rendah, kabut otak, dan masalah pencernaan.
Baca Juga:
DPR Desak Perbaikan Pelayanan dan Pajak Alkes demi Tahan Arus Wisata Medis ke Luar Negeri
Anda juga lebih mungkin sakit karena sistem kekebalan tubuh melemah.
Untuk jangka panjang, makan dengan cara ini secara ilmiah telah dikaitkan dengan daftar panjang masalah kesehatan termasuk depresi, penyakit Alzheimer, dan beberapa jenis kanker.
Keragaman makanan ternyata juga memengaruhi keragaman mikrobioma usus.