Dengan kebijakan berbasis industri, pemerintah berharap bisa mengatur bahan baku, produksi, dan distribusi MGS curah dengan lebih baik.
Dengan begitu, pasokannya selalu tersedia dengan harga yang sesuai harga eceran tertinggi (HET).
Baca Juga:
Kemenperin Perkuat Ekosistem Industri Halal, Permintaan Global Diproyeksikan Tembus USD 3,56 Triliun pada 2029
Kebijakan berbasis industri ini juga diperkuat dengan penggunaan teknologi digital Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (Simirah).
Sistem itu diharapkan bisa memperketat pengelolaan dan pengawasan.
Putu berharap pasokan minyak goreng curah terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Baca Juga:
Kemenperin Ajak Masyarakat Gunakan Produk Peralatan Sekolah Lokal Jelang Tahun Ajaran Baru
"Sehingga, sebelum Senin 4 April, sebagian besar kebutuhan masyarakat akan minyak goreng curah sudah terpenuhi," kata Putu Juli. [Tio]