WahanaListrik.com | Harga bahan pokok pada awal Ramadan tahun ini terus mengalami kenaikan.
Salah satu yang harganya tak kunjung turun adalah minyak goreng.
Baca Juga:
Maruli Siahaan, Anggota DPR RI Komisi XIII, Ziarah ke Makam Leluhur di Tapanuli Utara
Seperti diketahui harga minyak goreng kemasan premium sudah dilepas mengikuti harga keekonomian.
Sementara untuk curah pemerintah menetapkan HET Rp 14.000.
Anggota Komisi IV DPR RI Slamet mengatakan kondisi ini dinilai tak terlepas dari lemahnya sikap pemerintah terhadap para pengusaha minyak goreng di dalam negeri.
Baca Juga:
Maruli Siahaan Hadiri Pernikahan Putri dari Bangun Taruli Siahaan di Tarutung
Padahal, lanjut Slamet, pemerintah memiliki kewenangan. Namun sayangnya tidak digunakan untuk menekan para pengusaha yang memainkan harga.
"Stok menurut kementerian teknis cukup, tetapi kenapa harganya naik? Kedua, rakusnya para pengusaha kita yang tidak mau berempati kepada kesusahan rakyat, namun mereka hanya memikirkan keuntungan ekonominya saja," katanya kepada wartawan, dikutip Selasa (5/4/2022).
Menurut Slamet, kedua kondisi tersebut dimana lemahnya pemerintah dan rakusnya para pengusaha membuat harga minyak goreng naik.